Sabtu, 24 Oktober 2015

"Kepelet" VELVET (2)



INFORMASI VELVET
  • Velvet adalah kain yang disebut warp-pile (tumpuk lungsi). Ia menggunakan satu set benang pakan dan dua set benang lungsi.
  • Velvet dapat dibuat dari berbagai jenis benang dan paduan benang. Yang paling umum digunakan adalah rayon, sutra, dan acetate.
  • Jenis velvet yang paling umum adalah velvet yang ditenun biasa dengan sistem tumpuk. Velvet jenis ini lembut, biasanya berwarna "dalam" dan digunakan untuk membuat gaun formal.
  • Memelintir tumpukan velvet bisa menghasilkan dua jenis velvet, crushed dan panne. Pada crushed velvet, kain dipelintir menggunakan mesin dalam keadaan masih basah. Bila tekanan ditambahkan pada kain ke satu arah, terciptalah panne.
  • Velvet juga biasa digunakan untuk keperluan desain interior, dari gorden hingga bantal hias. Yang biasa dipakai adalah jenis crushed.
  • Bila dipakai sebagai busana, crushed velvet memancarkan dampak mengkilat.
  • Velvet perlu dibedakan dari velveteen, kain mirip velvet yang juga merupakan kain tumpuk tapi dibentuk dari benang-benang yang melebar (pakan). Velveteen lebih murah dari velvet, demikian pula kain lain yang mirip velvet, yaitu velour dan corduroy
Menjahit Velvet

Menjahit velvet tidaklah mudah, baik bagi penjahit baru maupun pengalaman. Kenyataannya, ada velvet yang mudah dijahit, ada pula yang tidak. Bila anda kebetulan menemukan jenis yang mudah dijahit, anda boleh pertimbangkan untuk membeli lagi guna disimpan. Simpanlah dengan menggulungnya, bukan melipatnya.

Velvet polyester lebih mudah dijahit daripada velvet sutra atau rayon. Velvet katun juga relatif lebih mudah dijahit, sehingga cocok untuk pemula. dengan menjahit jenis-jenis velvet yang berbeda, anda akan tahu mana yang lebih mudah dijahit, mana yang lebih indah hasilnya dan seimbang dengan harganya.

Menangani Velvet

Velvet perlu ditangani dengan hati-hati dan disimpan dengan baik, karena bahan ini mudah rusak. Lipatan dan kerutan bisa membuat bulu-bulunya gepeng, atau lengket satu sama lain. Bila velvet anda terlanjur kusut, anda perlu menggunakan steamer atau meja setrika khusus, agar alat setrika tidak sampa merusak bulu-bulunya.

Velvet sulit dibersihkan, untunglah di masa modern ini sudah ada teknik mencuci dry clean. Inilah satu-satunya cara mencuci velvet anda.  

Dikutip dari : Book Fashion Pro 

"Kepelet" VELVET (1)



Lembut, halus, mengkilat, dan mantap jatuhnya di tubuh. Menghadiri acara manapun, anda tak akan salah kostum bila mengenakan dia.

Dari masa ke masa

Sebagai salah satu tekstil yang mewah dan "sensual", velvet memiliki sejarah yang merentang panjang dari masa 2000 tahun sebelum masehi di Mesir kuno, hingga kini. Ia memiliki reputasi elit karena dahulunya dibuat sebagai jubah kaum bangsawan, kemudian memiliki reputasi sebagai tekstil utama di abad pertengahan sampai masa renaissance, berlanjut ke popularitasnya di masa flapper tahun 1920-an, sampai kini.

Velvet pada mulanya terbuat melulu dari fiber sutra. Dan memang itulah yang paling ideal, dan menghasilkan velvet yang terbaik. Velvet sangat populer di antara kaum bangsawan karena warna-warnanya yang "kaya". Dari hitam yang anggun, sampai ungu yang ningrat, warna apapun dapat diterapkan pada velvet.

Sekarang ini velvet sutra masih diproduksi, tapi kebanyakan sudah merupakan campuran antara 14 sampai 19 persen sutra, dan sisanya rayon. Kain velvet sutra 100 persen sekarang langka, kalaupun ada pasti mahal sekali.

Mengenal si lembut-halus

Sejak dahulu kain yang lembut disentuh ini dianggap kain mewah karena pembuatannya membutuhkan lebih banyak benang dan proses daripada kain lainnya.

Velvet adalah kain jenis tumpuk (pile). Ia membutuhkan satu set benang pakan dan dua set benang lungsi. Velvet ditenun sebagai dua kain diatas alat tenun khusus. Ketika sudah siap, sebuah pisau memotong dan memisahkan kedua kain itu sepanjang lungsi, dan terciptalah velvet. Hasilnya dikenal sebagai kain tumpuk (pile fabrict) karena bulu-bulunya tampak menonjol, bertumpuk rapat dan terasa halus bila disentuh.

Ada berbagai jenis velvet. dilihat dari bahannya, selain velvet sutra dikenal juga velvet tradisional yang kaku, yang terbuat dari gabungan katun dan benang sintetis, dn velvet yang bisa mulur (stretch velvet yang menggunakan sedikit benang rayon). Dikenal pula crushed velvet yang cocok untuk keperluan rumah tangga maupun busana, sementara stretch velvet khusus untuk busana seperti gaun, blazer, dan jas pria.

 Dikutip dari : Book Fashion Pro
(bersambung)

Arti Nurla


Nurla adalah Perjuangan.. Nurla adalah Kerjasama.. Nurla adalah Jembatan.. Nurla adalah.. Hmm

Jika ditanya, apa arti Nurla bagi kami? sungguh kami kesulitan dalam menjawabnya. Karena tak ada satu kata khusus yang dapat mendeskripsikan arti Nurla bagi kami. Yang pasti, ini adalah buah dari kerjasama sepasang manusia biasa, yang bertekad untuk berlaku luar biasa. Untuk pribadi, untuk keluarga, dan untuk ummat manusia seutuhnya.

Ini adalah jalan yang ditakdirkan bagi kami, dan harus kami jalani sepenuh hati. Tanpa boleh memiliki rasa angkuh, takabur, dan sombong. Karena sejatinya semua hanya titipan belaka. Sebaliknya, tak boleh pula terbersit rasa minder, rendah diri, dan miskin rasa. Karena sesungguhnya manusia diciptakan sempurna dan sebaik-baiknya penciptaan, sebaik-baiknya perjalanan kehidupan.

Jika ditanya, apa arti Nurla? Nurla adalah kekuatan bagi kami. Kekuatan untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi dari hari ke hari. Nurla adalah jembatan kami untuk mencari ridhoNya. Karena bukankah dunia ini adalah tempat menanam. Dan akhiratlah tempat menuai sebenarnya. Sekecil apapun akan diperhitungkan, bahkan bisa menjadi besar pada waktunya. Seringan apapun akan dicatatkan, bahkan bisa menjadi berat pada timbangan. Mudah-mudahan, Nurla merupakan lahan kebaikan kecil dan ringan, yang bisa melindungi kami sekeluarga dari siksa api neraka, serta menghantarkan kita semua kedalam kekalnya syurga. Amin