Sabtu, 24 Oktober 2015

"Kepelet" VELVET (1)



Lembut, halus, mengkilat, dan mantap jatuhnya di tubuh. Menghadiri acara manapun, anda tak akan salah kostum bila mengenakan dia.

Dari masa ke masa

Sebagai salah satu tekstil yang mewah dan "sensual", velvet memiliki sejarah yang merentang panjang dari masa 2000 tahun sebelum masehi di Mesir kuno, hingga kini. Ia memiliki reputasi elit karena dahulunya dibuat sebagai jubah kaum bangsawan, kemudian memiliki reputasi sebagai tekstil utama di abad pertengahan sampai masa renaissance, berlanjut ke popularitasnya di masa flapper tahun 1920-an, sampai kini.

Velvet pada mulanya terbuat melulu dari fiber sutra. Dan memang itulah yang paling ideal, dan menghasilkan velvet yang terbaik. Velvet sangat populer di antara kaum bangsawan karena warna-warnanya yang "kaya". Dari hitam yang anggun, sampai ungu yang ningrat, warna apapun dapat diterapkan pada velvet.

Sekarang ini velvet sutra masih diproduksi, tapi kebanyakan sudah merupakan campuran antara 14 sampai 19 persen sutra, dan sisanya rayon. Kain velvet sutra 100 persen sekarang langka, kalaupun ada pasti mahal sekali.

Mengenal si lembut-halus

Sejak dahulu kain yang lembut disentuh ini dianggap kain mewah karena pembuatannya membutuhkan lebih banyak benang dan proses daripada kain lainnya.

Velvet adalah kain jenis tumpuk (pile). Ia membutuhkan satu set benang pakan dan dua set benang lungsi. Velvet ditenun sebagai dua kain diatas alat tenun khusus. Ketika sudah siap, sebuah pisau memotong dan memisahkan kedua kain itu sepanjang lungsi, dan terciptalah velvet. Hasilnya dikenal sebagai kain tumpuk (pile fabrict) karena bulu-bulunya tampak menonjol, bertumpuk rapat dan terasa halus bila disentuh.

Ada berbagai jenis velvet. dilihat dari bahannya, selain velvet sutra dikenal juga velvet tradisional yang kaku, yang terbuat dari gabungan katun dan benang sintetis, dn velvet yang bisa mulur (stretch velvet yang menggunakan sedikit benang rayon). Dikenal pula crushed velvet yang cocok untuk keperluan rumah tangga maupun busana, sementara stretch velvet khusus untuk busana seperti gaun, blazer, dan jas pria.

 Dikutip dari : Book Fashion Pro
(bersambung)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar