Sabtu, 24 Oktober 2015

Wonderful WOOL (1)



Sebagai benang, wol adalah salah satu yang paling aneka guna, dan merupakan perpaduan kompleks yang hingga kini belum dapat dibuat tiruannya. Benda-benda yang terbuat dari benang wol beragam, dari karpet yang tebal dan kasar hingga pakaian dalam seorang bayi yang lebut dan halus.

Kain wol adalah salah satu dari sedikit kain yang berasal dari bahan alami (biri-biri). Yang terkenal lainnya adalah sutra (dari ulat sutra) dan katun (dari kapas). Wol paling sering dibandingkan dengan katun, namun dari sekian ciri masing-masing, wol unggul karena ia tidak "pikun" seperti katun. Wol tidak "lupa" akan bentuknya semula, setelah dicuci ia kembali tampil sesuai bentuknya semula.

Wol juga ringan ketika basah (dapat menyerap 30 persen beratnya) tanpa terasa lembap di kulit. Begitu terkenalnya wol dari masa ke masa, sehingga seorang pria eksekutif meraa koleksi busananya belum lengkap, bila belum ada stelan jas dari wol.


Hangat atau sejuk ?

Semula wol dikenal semata-mata sebagai bahan pakaian untuk menangkal cuaca dingin. Wol memang memberikan kehangatan pada pemakainya. Ini dikarenakan, bulu biri-biri, yang keriting, berkelompok dan saling bertaut, mengandung banyak kantung udara. Sel luar dari benang wol menangkis air sementara sel-sel didalamnya menyerap air, inilah yang membuat wol menjadi hangat. wol juga lambat menjadi lembap, dan mengering secara pelan-pelan, tidak seperti katun dan sutra yang mengering dengan cepat.

Jadi, cocokkah wol dipakai di negeri tropis? Anda tidak perlu merasa cemas akan kegerahan, karena ternyata dalam cuaca panas wol terasa sejuk. Berkat struktur benangnya yang rumit, wol bisa "bernafas" dan memerangkap udara panas yang ada diluar tubuh. Hal ini membuatnya lebih sejuk dibanding kain-kain lain.

Wol dikatakan dapat bertindak sebagai "penengah" atau stabilisator dalam mengurangi kelembapan dan pengembunan, dan ini telah mendapat konfirmasi dalam suatu riset yang dilakukan oleh organisasi wol internasional.

Yang halus, yang kasar

Proses pembuatan wol melewati empat langkah, yakni pencukuran, pemilahan, pembuatan yarn (serupa benang), dan akhirnya pembuatan kain. Wol jenis yarn lembut dan berbulu, lebih berat dari wol worsted. Wol worsted ini ringan dan licin, serta tidak tebal. Wol jenis ini otomatis menghasilkan jas yang ringan dan mudah dibawa bepergian.

Membuat wol worsted membutuhkan proses yang lebih panjang. Sebelumnya dipilih fiber-fiber yang halus dan diatur hingga sejajar satu sama lain. Setelah menjadi kain wol worsted melewati proses yang disebut dengan crabbing, dimana kain dimasukkan ke air panas, kemudian dipindahkan ke air dingin.

Semakin halus benang-benang ini, semakin halus dan tidak berbulu kain yang dihasilkan. Wol worsted bisa dipakai untuk membuat pakaian olahraga, karena tidak panas seperti polyester, dan lebih mudah menyerap keringat sehingga tubuhpun bisa "bernafas".
 
Dikutip dari : Book Fashion Pro
(bersambung)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar